Materi-03: Mengenal Allah

Tujuan :
1. Peserta memahami makna dan manfaat dari ma’rifatullah
2. Peserta mengetahui urgensi ma’rifatullah
3. Peserta mengetahui jalan mengenal Allah
4. Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma’rifatullah
(tujuan ke-3 dan 4 biasanya untuk Mentoring tingkat Lanjut tapi bisa diberikan secara sekilas)

1. Nonton Film
VCD “Keajaiban Penciptaan” Harun Yahya

2. PR Kesimpulan Film
Bisa dijadikan PR dan dibahas pada pertemuan selanjutnya beserta materi penjelasannya

Rincian Bahasan :
Makna Ma’rifatullah
Ma’rifatullah berasal dari kata ma’rifah dan Allah. Ma’rifah berarti mengetahui, mengenal. Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tanda-tanda kebesarannya (ayat-ayat-Nya).

Pentingnya Mengenal Allah
– Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya (QS. 51:56) dan tidak tertipu oleh dunia (QS. 67:2)
– Ma’rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus difahami manusia (QS. 47:19). Hakikat ilmu adalah memberikan keyakinan kepada yang mendalaminya. Ma’rifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika difahami memberikan keyakinan mendalam. Memahami ma’rifatullah juga akan mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang terang (QS. 6:122)
– Berilmu dengan ma’rifatullah sangat penting karena :
a. Berhubungan dengan obyeknya, yaitu Allah Sang Maha Pencipta.
b. Berhubungan dengan manfaat yang diperoleh, yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, yang dengannya akan diperoleh keberuntungan dan kemenangan.

Jalan untuk mengenal Allah
Jalan yang ditempuh oleh orang mukmin bersandarkan pada fitrahnya sebagai manusia, yaitu mengoptimalkan akal, pemikiran, ilmu serta hatinya untuk mengenal Allah lewat tanda-tanda kebesarannya (ayat-ayatNYA) bukan zatNYA. Baik tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam, mukjizat serta dalam Alquran.
1. Lewat Akal :
Ayat kauniyah / ayat Allah di alam ini :
– Fenomena terjadainya alam (QS. 52:35)
– Feneomena kehendak yang tinggi (QS. 67:3)
– Fenomena kehidupan (QS. 24:45)
– Fenomena petunjuk dan ilham (QS. 20:50)
– Fenomena pengabulan do’a (QS. 6:63)
Ayat Qur’aniyah / Ayat Allah di dalam Al Qur’an :
– Keindahan Al Qur’an (QS. 2:23)
– Pemberitahuan tentang ummat yang lampau (QS. 9:70)
– Pemberitahuan tentang kejadian yang akan datang (QS. 30:1-3 ; 8 : ; 24 : 55)
– Terjaganya Al-qur’an (QS. 15:9)
2. Lewat memahami Asma’ul Husna :
– Allah sebagai Al Kholiq (QS. 40:62)
– Allah sebagai pemberi rizqi (QS. 35:3 ; 11:6)
– Allah sebagai pemilik (QS. 2:284)
– Lain-lain (QS. 59:22-24)

Hal-hal yang menghalangi ma’rifatullah
– Kesombongan (QS. 7:146 ; 25:21)
– Dzalim (QS. 4:153)
– Bersandar pada panca indera (QS. 2:55)
– Dusta (QS. 7:176)
– Membatalkan janji dengan Allah (QS. 2:26-27)
– Berbuat kerusakan / fasad (QS. 30:41)
– Lalai (QS. QS. 21:1-3)
– Banyak berbuat ma’shiyat (hadits)
– Ragu-ragu (QS. 6:109-110)
Semua sifat di atas merupakan bibit-bibit kekafiran kepada Allah yang harus dibersihkan dari hati. Sebab kekafiranlah yang menyebabkan Aallah mengunci mati, menutup mata dan telinga manusia serta menyiksa mereka di neraka (QS. 2:6-7)

3. Diskusi

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s