MBA–Manajemen Berbasis Afwan

afwan ukhti ana ga bisa datang….
afwan akh, ana ijin telat..
afwan mbak, tugas ana belum selesai.ijin dulu ya…
afwan pak, ana ada agenda lain
A5–Afwan Akhi, Ana ada acara lain

beribu afwan-maaf.
mudah memang mengucap afwan-senjata untuk beribu alasan di dunia dakwah.sampai-sampai sering, tanpa disadari, ketika mengetik sms-short message servise, senantiasa diawali dengan kata ‘afwan’.


2 hal yang paling berat dilakukan di dunia ini adalah mengakui kesalahan, yaitu meminta maaf dan memaafkan kesalahan orang lain.

namun seiring perkembangan zaman, terjadi pergeseran makna kata maaf, atau di dunia aktivis kampus lebih akrab dengan kata afwan. akhirnya sekarang kata ‘afwan’ adalah senjata utama untuk ‘ngeles’ -berdalih dari satu amanah. entah itu benar-benar alasan atau alasan yang diada-adakan. tapi selalu dan selalu kata afwan tidak pernah lepas dari ritual komunikasi kita.

sebegitu mudahkah mengucap ‘afwan’??

pernah satu kepanitiaan dengan seorang ikhwah yang sangat membenci kata ‘afwan’ apalagi kalo kata itu muncul dalam sms. sampai kadang terpikir, lho apa salahnya? kan menggunakan ‘afwan’ sebagai pembukaan bahasa sms maksudnya adalah afwan mengganggu, atau afwan menyela aktivitas antum yang lain. Bener kan? Ga ada yang salah koq!

tapi sebagian besar berpikiran lain. afwan adalah kata yang otomatis terucap ketika kita merasa telah melakukan kesalahan

mudah memang memaafkan kesalahan orang lain (ya..minimal kesalahan yang kecil-kecil deh. klo besar ga tau lagi…). tapi kadang yang kita harapkan adalah perubahan setelah itu. ketika kita sudah mengakui kesalahan…kekurangan… maka itu adalah saat kita untuk merubahnya. sesuatu tidak akan berubah menjadi lebih baik hanya dengan kata AFWAN. kalau bisa, buat apa ada polisi…(itu kata Tau ming tse se..)

Makanya …sebisa mungkin hilangkan kebiasaan untuk memunculkan kata-kata ini. karena orang bisa sebal, klo setiap waktu kita menggunakannya. Gimana ga? orang perlu melihat yg REAL…NYATA…bukan hanya sekedar kata-kata. Klo ga gitu, sampai kapan kita maju???

Sampai kapan dakwah ini mencapai tingkat profesional??

GERAKAN ANTI AFWAN–btw jadi inget waktu pengaderan jurusan lalu. sampe ada tulisan di karton besar yang ditempel di dinding “Yang bilang POKOKNYA adalah tukang becak!!” yach…hampir2 mirip itu lah…
—————————————————
melewati tengah malam (00.10)…di kosan ngerjain ‘buku’ dan matlab.
menunggu pagi menjelang dengan segenggam harapan baru..dan tentunya…DEADLINE & TUGAS YG MENUNGGU😀

semangat!! Rasanya efeknya sdh kerasa. Bener2 Ga Bisa Tidur !!!

selangkah menuju novel kehidupan. Jadi penulis?? Siapa takut?? ^^

One thought on “MBA–Manajemen Berbasis Afwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s